Mau Coba Kuliner Ekstrim? Kunjungi Tempat-Tempat Ini - Levatra

28 Agustus 2017

Mau Coba Kuliner Ekstrim? Kunjungi Tempat-Tempat Ini

Mau Coba Kuliner Ekstrim? Kunjungi Tempat-Tempat Ini

Makanan yang enak, biasanya sudah bisa dilihat dari tampilan dan aromanya saja. Makanya, berbagai warung makan, restoran, atau kafe pun berlomba-lomba menciptakan makanan dengan tampilan dan bau yang paling bisa menarik perhatian konsumen.

Namun rupaya, tidak semua orang hanya melihat makanan dari bau dan penampilannya saja. Ada juga orang yang justru lebih tertarik mencoba kuliner yang tidak biasa dan cenderung ekstrim. Apakah kamu termasuk orang seperti ini? Kalau begitu, kamu harus mengunjungi beberapa tempat menarik berikut untuk mencoba kuliner eksrim yang ada di sana.

Pasar Tradisional Tomohon

Pasar tradisional yang terletak di Tomohon Timur, Kota Tmohon, Sulawesi Utara ini adalah pasar yang cocok bagi pecinta daging. Namun daging yang dijual di pasr ini sangat berbeda dengan daging yang ada di pasar pada umumnya. Jika di pasar tradisional lain lebih sering menjual ikan, daging ayam, kambing, sampai sapi, daging yang dijual di pasar tradisonal Tomoho justru lebih bercariatif.

Di sini, kamu bisa menemukan daging anjing, tikus sawah, paniki atau kelalawar, sampai ular. Menariknya, kamu bukan cuma bisa melihat daging-daging tersebut dalam keadaan terpotong-potong saja, melainkan ada juga yang masih dalam keadaan utuh. Kehadiran pasar daging yang ekstrim ini tak lepas dari kegemaran masyarakat setempat untuk memakan daging yang tidak biasa seperti daging-daging yang dijual di sini.

Langowan

Langowan merupakan sebuah daerah yang letaknya tidak terlalu jauh dari pasar tradisional Tomohon. DI sini, terdapat banyak tempat makan yang menyajikan kuliner ekstrim seperti yang dijual di pasar tradisional Tomohon. Ada daging anjing, biawak, ular, tikus tanah, sampai kelalawar. Biasanya, menu kuliner oini diolah dengan berbagai cara. Ada yang digoreng sampai dibuat menjadi sate.

Yogyakarta

Daerah yang satu ini rupanya bukan sekedar terkenal dengan kuliner nasi kucingnya saja, di sini juga terdapat beberapa penjual makanan ekstrim seperti tongsel kelelawar, baceman kalong, Ular kobra goreng, tupai, biawak, landak, kelinci, phutul goreng dan masih banyak lagi.

Penjualmnya pun tersebera di berbegai daerah yang ada di Yogya. Sebagain besar terdapat di wilayah Gunung Kidul. Biasanya, tempat-tempat yang menjual makanan ekstrim ini berbentuk warung nasi.

Pajampangan

Di daerah yang terletak di Kabupaten Sukabumi ini, kamu bisa memakan aneka jenis simeut atau belalang. Kuliner yang satu ini sudah biasa dinikmati warga untuk makan siang, buka puasa, atau sekedar menjadi camilan kopi. Selain karena enak, serangga yang satu ini pun sangat mudah ditemui di desa tersebut.

Cara mengolahnya pun sangat mudah. Belalang cukup digoreng di atas minyak panas seperti ayam goreng. Bahkan warga setempat dengan penuh keyakinan selalu mengatakan kalau daging belalang ini lebih enak daripada ayam. Sedangkan untuk jenis belalang yang paling enak untuk dimakan, simeut pare atau dalam masyarakat Jawa sering disebut walang jami adalah jawabannya.

Thailand

Negeri Gajah Putih ini memang negara yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Di sini juga terdapat berbagai kuliner yang sangat tidak biasa untuk dimakan. Di antaranya ada Kai Yiew Ma (Telur bebek yang sudah menjadi embrio), cacing goreng, telur semut, lebah goreng, Larb Mote Daeng (semut merah goreng), Goong Ten/udang menari (udang yang disajikan dalam keadaan masih hidup), Mok Huak (sekumpulan kecebong yang digoreng), tarantula goreng, sampai kaljengking goreng.

Meskipun makanan tersebut terlihat menyeramkan untuk dimakan, namun ternyata tempat makan yang menyediakan aneka kuliner ekstrim ini selalu laris. Ini karena masyarakat Thailand memang banyak yang menyukai kuliner ekstrim. Penjualnya pun mudah ditemukan, khususnya di area yang banyak dikunjungi wisatawan asing.

Tiongkok

Di negeri Tiran Bambu ini, ada satu kuliner yang mungkin bisa membuat beberapa orang merasa jijik. Namanya Tong Ji. Sekilas, makanan ini hanyalah sebuah telur ayam rebus biasa. Namun pembuatannya dilakukan dengan cara yang sangat ekstrim. Kalau biasanya telur direbus menggunakan air bersih, Tong Ji justru direbus menggunakan air kencing.

Menariknya, air seni yang digunakan harus berasal dari seorang perjakan yang masih berusia 10 tahun ke bawah dan sedang terbebas dari berbagai penyaki. Makanya, telur rebus yang saru ini sering juga disebut sebagai Telur Perjaka atau Telur Kencing Perjaka. Kuliner ini merupakan warisan tradisi dari daerah Dongyang yang sudah bertahan selama ratusan tahun. Dahulu, warga China menyantap telur perjaka ini sebagai hidangan musim semi.

Apakah kamu tertarik untuk mencicipi kuliner ekstrim tadi? Langsung saja pesat ticket pesawat promo ke tempat-tempat yang menyediakan kuliner ekstrim tadi. Ada banyak masakapai penerbangan murah yang bisa kamu pilih seperti Batik Air. Kamu juga bisa pesan tiket Batik Air di Reservasi.com agar mendapatkan penerbangan dengan penawaran harga terbaik.

Tapi tunggu dulu, sebaiknya jangan memakan kuliner ekstrim yang bertentangan dengan keyakinan dan budaya kamu yha.

0 Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, sebagaimana menjadi pengunjung yang baik.

Histats

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *