Mengetahui Cara Kerja dan Fungsi HUB pada Jaringan Komputer - Levatra -->

23 Agustus 2016

Mengetahui Cara Kerja dan Fungsi HUB pada Jaringan Komputer

Mengetahui Cara Kerja dan Fungsi HUB pada Jaringan Komputer

Baca juga:

Mengetahui Cara Kerja dan Fungsi HUB pada Jaringan Komputer
LEVATRA.com - HUB adalah perangkat jaringan yang bertugas untuk menghubungkan beberapa komputer atau jaringan lain pada jaringan tunggal. Hub sendiri bekerja pada OSI protokol Layer 1 atau Physical Layer. Dengan demikian tidak ada lagi Hub yang hanya berfungsi sebagai pas atau konsentrator, dan hanya menguatkan sinyal pada kabel UTP. Hub tidak tahu MAC Addressing / Physical Addressing sehingga tidak bisa memilah data yang harus ditransmisikan sehingg dapat mengakibatkan tabrakan tidak dapat dihindari dalam penggunaan.



Fungsi HUB

  1. Memfasilitasi penambahan, penghapusan, atau penambahan workstation.
  2. Menambahkan jarak jaringan.
  3. Menyediakan fleksibilitas untuk mendukung antarmuka yang berbeda (Ethernet, FDDI, dll).
  4. Penawaran featur toleransi kesalahan (Isolasi Kerusakan).
  5. Menyediakan Pengelolaan terpusat (koleksi informasi dan diagnostic).

Cara Kerja HUB

Hub pada dasarnya adalah sebuah pemisah sinyal (signal splitter). Ketika ada sebuah paket yang masuk ke port pada hub, maka akan disalin ke port lainnya di hub yang sama dan semua komputer yang terhubung pada hub yang sama dapat membaca paket.

Setiap host terhubung ke hub akan melihat paket ini tapi hanya dimaksudkan host yang akan memprosesnya. Hal ini dapat menyebabkan masalah lalu lintas jaringan karena paket-paket yang ditujukan ke host sebenarnya dikirimkan ke semua host (meskipun ia hanya diproses oleh salah satu memproyeksikan saja).



Kelebihan dan Kekurangan HUB

Kelebihan Hub adalah untuk memungkinkan pengguna untuk berbagi jalan yang sama, memiliki banyak port (4 sampai 24 port dan satu untuk semua server atau hub lain).

Kekurangan Hub adalah karena dapat berbagi jalur yang sama, kecepatan komunukasinya juga dibagi dengan hub lainnya.

Perangkat hub memiliki beberapa port yang dapat menerima kabel jaringan seperti UTP atau kabel koaksial. Hub memiliki banyak variasi dalam ukuran, kecil dalam ukuran bisa hub memiliki 4 port. Tapi Hub besar mungkin berisi 8, 12, 16 dan bahkan 24 port.

Hub dapat terhubung dan fungsi untuk semua komputer di segmen yang dapat terhubung dan berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan konsep jaringan topologi.

Artikel Lainnya

0 Komentar

Apa tanggapanmu tentang artikel diatas?

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Histats