Dasar Pemrograman C/C++, Serta Jawaban Tugas-Tugasnya - Levatra

14 Maret 2017

Dasar Pemrograman C/C++, Serta Jawaban Tugas-Tugasnya

Dasar Pemrograman C/C++, Serta Jawaban Tugas-Tugasnya

Baca juga:

Dasar Pemrograman C/C++, Serta Jawaban Tugas-Tugasnya

Bahasa C++ merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi, yakni yang memakai kata-kata dan pernyataan yang mudah dimengerti manusia. Program C++ merupakan program yang berbentuk fungsi-fungsi. Main() merupakan nama dari suatu fungsi yang harus ada di program C++ yang menunjukan sebagai compiler dimana awal dari suatu program dan hanya dapat digunakan sekali saja dalam satu program.


A. Tipe Data

1. Tipe Integer

Tipe Integer atau bilangan bulat dapat dideklarasikan dengan menggunakan kata kunci (keyword) atau kata cadangan (reserved word), yaitu short atau long. Perhatikan tabel berikut ini.


KeywordBesarnya MemoriJangkauan Nilai
Int16 bit-32768 s/d 32768
Short int atau Short16 bit-32768 s/d 32768
Long int atau Long32 bit-2147483648 s/d 2147483648

Disamping tipe integer ini, dapat juga dideklarasikan tipe integer yang tidak bertanda (unsigned integer) dengan menggunakan kata kunci unsigned. Perhatikan tabel berikut ini.


KeywordBesarnya Memori Jangkauan Nilai
Unsigned int16 bit0-65535
Unsigned short16 bit0-65535
Unsigned long16 bit0-4294967295

2. Tipe Pecahan

Tipe Pecahan atau floating point dapat dideklarasikan dengan menggunakan kata kunci (keyword) atau kata cadangan (reserved), yaitu float, double, dan long double. Perhatikan table berikut ini.


KeywordBesarnya MemoriJangkauan Nilai
Float32 bit3.4E-038 s/d 3.4E+038
Double64 bit31.7E-038 s/d 31.7E+038
Long double64 bit31.7E-038 s/d 31.7E+038

B. Operator

Operator merupakan symbol atau kata yang dapat digunakan dalam program untuk melakukan suatu operasi atau manipulasi, seperti menjumlahkan dua buah nilai, memberikan nilai ke suatu variabel, membandingkan dua buah nilai dan lain sebagainya.


Tanda operator dalam bahasa C/C++ dapat dikelompokan sebagai berikut:


1. Operator Pengerjaan (assignment operators)

Operator pengerjaan berupa tanda sama dengan (=) yang digunakan untuk mengisikan nilai yang berada sebelah kanannya variabel yang ditunjukan di sebelah kirinya.


Contoh:

a = 5;
a = b = c;


Maka nilai a dan b sama dengan c, yaitu 5.

2. Operator Aritmatika (aritmathics operators)

Operator aritmatika yang tergolong sebagai operator binary terlihat pada tabel berikut.


OperatorKeterangan
*Perkalian
/Pembagian
%Modulus atau sisa pembagi
+Penambahan
-Pengurangan

Operator aritmatika yang tergolong sebagai operator unary terlihat pada tabel berikut.


OperatorKeterangan
+Tanda plus
-Tanda minus
++Prefix: preincrement; Postfix: postincrement
--Prefix: predecrement; Postfix: postdecrement

3. Operator Peningkatan dan Penurunan (increment and decrement operators)

C/C++ mempunyai operator yang terkenal, yaitu operator peningkatan (increment operator) yang menggunakan tanda operasi (++) dan operasi penurunan yang menggunakan tanda operasi (--). Operator penambahan digunakan untuk menambahkan nilai 1 pada nilai sebelumnya dan operator penurunan digunakan untuk mengurangi nilai 1 pada nilai sebelumnya.


4. Operator Bitwise (bitwise operators)

Untuk operator bitwise dalam bentuk bit, bahasa C++ menyediakan beberapa operator seperti yang diperlihatkan pada tabel di bawah ini.


OperatorKeterangan
<<Shift left (pergeseran bit ke kiri)
>>Shift right (pergeseran bit ke kanan)
&Operasi bit AND
|Operasi bit OR
^Operasi bit XOR
~Operasi bit NOT

5. Operator Hubungan (relations operators)

Operator Hubungan (relation operators) digunakan untuk membandingkan dua elemen nilai dan akan dihasilkan nilai perbandinganya, yaitu betul (bernilai 1) atau salah (bernilai 0). Operator ini banyak digunakan pada penyelesaian suatu kondisi di statment IF.


OperatorKeterangan
>Lebih besar dari
>=Lebih besar sama dengan
<Lebih kecil
<=Lebih kecil sama dengan
==Sama dengan
!=Tidak sama dengan

6. Operator Logika (logical operators)

Operator Logika biasanya berpasangan dengan operator hubungan. Operator logika dapat dilihat pada tabel berikut ini.


OperatorKeterangan
&&Operator logika AND
||Operator logika OR
!Operator logika NOT

7. Operator Alamat (address operators)

C++ juga menyediakan dua buah operator alamat (address operators) yang berhubungan dengan penggunaan pointer. Perhatikan tabel berikut ini.


OperatorKeterangan
&Address of Operator
*Indirection Operator

8. Operator Koma (comma operators)

Operator koma (comma operators) digunakan untuk meletakkan beberapa ungkapan yang dipisahkan dengan tanda koma didalam kurung buka dan kurung tutup.


9. Operator Gabungan

C++ memungkinkan penulisan suatu operator pengerjaan (=) untuk digabung dengan operator lainnya yaitu dengan operator aritmatika, operator peningkatan dan penurunan serta operator bitwise.


Bentuk penulisannya sebagai berikut:

operator pengerjaan
variabel = variabel operator ungkapan

Dapat diubah dengan ditulis sebagai berikut:

operator lainnya
operator pengerjaan
variabel operator = ungkapan

Tugas Praktikum

a. Buatlah program menghitung luas dan keliling persegi panjang (simpan dengan nama lat2_1.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    int panjang, lebar, luas, keliling;
   
    printf("Masukkan panjang : "); scanf("%d", &panjang);
    printf("Masukkan lebar : "); scanf("%d", &lebar);
   
    luas = panjang*lebar;
    keliling = 2*(panjang+lebar);
   
    printf("\n");
    printf("Jadi luasnya adalah : %d\n", luas);
    printf("Jadi kelilingnya adalah : %d\n", keliling);
}


b. Buatlah program menghitung luas dan volume Balok (simpan dengan nama lat2_2.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    int panjang, lebar, tinggi, luas, volume;
  
    printf("Masukkan panjang : "); scanf("%d", &panjang);
    printf("Masukkan lebar : "); scanf("%d", &lebar);
    printf("Masukkan tinggi : "); scanf("%d", &tinggi);
  
    luas = (2*panjang*lebar) + (2*panjang*tinggi) + (2*tinggi*lebar);
    volume = panjang*lebar*tinggi;
  
    printf("\n");
    printf("Jadi luasnya adalah : %d\n", luas);
    printf("Jadi volumenya adalah : %d\n", volume);
}


c. Buatlah program contoh penggunaan operator pengerjaan (simpan dengan nama lat2_3.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    int a, b, c;
  
    a = 25;
    b = 15;
    c = a+b;
  
    printf("%d", c);
}


d. Buatlah program contoh penggunaan operator aritmatika (simpan dengan nama lat2_4.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    float luas, pi, jari;
  
    pi = 3.1428;
    jari = 20.0;
    luas = pi*jari*jari;
  
    printf("luas = %f", luas);
}


e. Buatlah program contoh penggunaan operator hubungan (simpan dengan nama lat2_5.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    long int beli, disc, total;
  
    printf("Masukkan pembelian : "); scanf("%ld", &beli);
  
    if (beli >= 100000) {
        disc = 0.1*beli;
        total = beli-disc;
    } else {
        disc = 0.05*beli;
        total = beli-disc;
    }
  
    printf("\n");
    printf("Jadi pembelian adalah : %ld\n", beli);
    printf("Jadi discount adalah : %ld\n", disc);
    printf("Jadi total pembayaran adalah : %ld\n", total);
}


f. Buatlah program contoh penggunaan operator logika (simpan dengan nama lat2_6.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    int nilai, tugas;
  
    printf("Masukkan sebuah nilai : "); scanf("%d", &nilai);
    printf("Masukkan nilai tugas : "); scanf("%d", &tugas);
    printf("\n");
  
    if (nilai>70 && tugas>=75)
        printf("Lulus\n");
    else
        printf("Tidak Lulus\n");
}


g. Buatlah program contoh penggunaan operator koma (simpan dengan nama lat2_7.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    char kar1, kar2;
    (kar1='A', kar2='B');
  
    printf ("%c\n", kar1);
    printf ("%c\n", kar1);
}


Tugas Akhir

1. Buatlah algoritma dan program untuk menghitung volume dan luas permukaan bola apabila masukkannya berupa jari-jari. Jari-jari yang dimasukkan bertipe float dan output atau keluaran yang dihasilkan adalah luas dan volume permukaan bola dengan tipenya adalah float.

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    float volume, luas, pi, jari;
    pi = 3.14;
  
    printf("Masukkan jari-jari bola : "); scanf("%f", &jari);
  
    volume = (4/3) * pi * (jari*jari*jari);
    luas = 4 * pi * (jari*jari);
  
    printf("\n");
    printf("Jadi volumenya adalah : %f\n", volume);
    printf("Jadi luasnya adalah : %f\n", luas);
}

Artikel Lainnya

0 Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, sebagaimana menjadi pengunjung yang baik.
Buka Komentar keyboard_arrow_down

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Histats